Kontak Kami

( pcs) Checkout

Dapatkan info bermanfaat seputar dunia softlens via blog artikel Info Promo dan Diskon bisa cek via Banner Slide
Beranda » Artikel Terbaru » Kacamata vs softlens, mana yang lebih baik?

Kacamata vs softlens, mana yang lebih baik?

Diposting pada 23 November 2017 oleh tantri setyorini
kacamata vs softlens

Ilustrasi kacamata & softlens. Photo credit: Shutterstock

Hampir semua orang yang memiliki gangguan penglihatan pernah berhadapan dengan keraguan untuk memilih menggunakan kacamata atau lensa kontak yang juga sering disebut softlens. Keduanya sama-sama alat optik yang berfungsi untuk membantu penderita gangguan penglihatan.

Walaupun mereka yang bermata normal pun bisa menggunakan kacamata dan softlens untuk kepentingan fashion.

Bisa juga digunakan untuk melindungi mata dari cahaya komputer bagi mereka yang biasa bekerja dengannya setiap hari. Dan masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri.

Jadi bukan masalah mana yang lebih baik, tetapi mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Berikut ini kami tampilkan poin-poin kelebihan serta kelemahan kacamata dan softlens.

Simak baik-baik sebelum memilih salah satunya.

Kacamata

Kelebihan:

  • Lebih mudah dipasang dan dilepaskan
    Berbeda dengan softlens yang harus dipakai dan dilepaskan dengan hati-hati, kacamata memang lebih mudah dipasang dan dilepaskan. Mungkin hanya membutuhkan satu detik untuk memakainya.
  • Lebih rendah resiko iritasi
    Karena lensanya tidak bersentuhan langsung dengan bola mata, menggunakan kacamata juga lebih rendah resiko terhadap infeksi dan iritasi.
  • Perawatan lebih mudah
    Merawat kacamata memang relatif lebih mudah. Hanya dibutuhkan kain berbahan lembut untuk membersihkannya. Wadah penyimpannya pun tak harus diletakkan di ruangan dengan suhu tertentu.
  • Lebih akurat dalam koreksi gangguan penglihatan
    Lensa kacamata umumnya dibuat secara khusus untuk masing-masing pengguna. Jadi bisa memenuhi kebutuhan setiap jenis gangguan penglihatan. Selain itu teknologi pembuatan lensa kacamata memang sudah berkembang jauh.
  • baca juga:
    Kenali penyebab mata minus – kelainan, gejala dan solusi mengatasinya
  • Tak hanya miopi (rabun jauh),hipermetropi (rabun dekat), presbiopi (cacat mata tua), dan astigmatisme (silinder) pun bisa dibantu dengan kacamata. Selain itu ukuran plus, minus, dan silindernya lebih presisi pula.
  • Mudah di-update jika preskripsi mata berubah
    Jika jumlah minus, plus, atau silinder pada mata berubah, lensa kacamata juga bisa di-update tanpa perlu mengganti bingkai.
  • Melindungi mata dari debu dan asap
    Karena ukurannya yang cukup lebar, lensa kacamata sekaligus berfungsi sebagai tameng terhadap debu dan asap. Cocok dikenakan saat cuaca ekstrim atau ketika matahari bersinar terik.
  • Umur manfaat lebih lama
    Selama preskripsi mata tidak berubah, kacamata bisa digunakan untuk selamanya. Terutama jika bingkai dan lensa terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak.

Kelemahan:

  • Lebih mudah pecah, tergores, atau berembun
    Lensa kacamata yang terbuat dari gelas lebih rawan pecah atau retak. Lensa berbahan plastik pun masih berisiko tergores atau berembun jika terkena uap panas.
  • Lebih berat
    Kacamata terasa lebih berat saat digunakan. Biasanya terasa di pangkal hidung dan kedua telinga.
  • Menyisakan bekas di pangkal hidung
    Mengenakan kacamata selama berjam-jam bisa meninggalkan bekas kemerahan di kedua sisi pangkal hidung. Jika digunakan setiap hari bisa menjadi noda gelap yang permanen.
  • Memberikan kesan konservatif
    Sebenarnya kacamata pun bisa tampil modis jika dipilih dengan hati-hati dan dipadupadankan dengan busana serta riasan yang pas. Tetapi kebanyakan orang memang tidak memilih kacamata untuk tujuan fashion sehari-hari, kecuali kacamata hitam yang memang digunakan sebagai aksesoris.Pasalnya kacamata dianggap identik dengan konservatif atau kutu buku.
  • Harga lebih mahal
    Harga satu set kacamata yang terdiri dari bingkai dan lensa biasanya lebih mahal daripada softlens. Apalagi jika lensa dan bingkai dibeli terpisah.
  • Kurang fleksibel untuk segala aktivitas
    Meskipun bisa melindungi mata dari debu, kacamata dan ukurannya yang lumayan besar kurang fleksibel jika digunakan untuk aktivitas fisik seperti olahraga.
  • Jangkauan pandang lensa kurang luas
    Karena berjarak dengan bola mata, lensa kacamata memberikan jangkauan pandangan yang tidak terlalu luas. Bagi beberapa orang, pandangan yang terhalang bingkai justru bisa membuat kepala pusing. Begitu juga saat dipakai tidur, bingkai kacamata jadi miring dan mengakibatkan penglihatan yang tidak nyaman.

Softlens

Kelebihan:

  • Menjadikan pandangan lebih jernih
    Karena tidak mudah berembun dan ternoda, lensa softlens bisa memberikan penglihatan yang lebih jernih dan terasa lebih natural jika dibandingkan dengan kacamata.
  • Tidak mudah tergores atau jatuh
    Karena melekat pada bola mata, lensa softlens tidak mudah tergores atau terlepas.
  • Lebih ringan
    Karena ukurannya yang kecil dan sangat ringan, softlens tidak memberikan beban ekstra bagi pangkal hidung dan kedua telinga. Jadi tidak akan menyebabkan bekas kemerahan pada kulit.
  • Lebih fleksibel untuk segala aktivitas
    Beberapa jenis olahraga memang lebih aman jika menggunakan kacamata khusus atau goggles, tetapi kebanyakan lebih memilih menggunakan softlens untuk aktivitas fisik karena lebih nyaman.
  • Jangkauan penglihatan lebih luas dan fokus
    Karena menempel langsung pada selaput pelangi (iris) mata, softlens bisa memberikan jangkauan penglihatan yang lebih luas. Tanpa distorsi yang disebabkan jarak mata dengan lensa dan bingkai yang menyebabkan ketidaknyamanan. Ini merupakan fitur penting bagi pengguna kendaraan bermotor.
  • Tidak mengganggu penampilan
    Mengenakan softlens tidak akan mengganggu penampilan. Bahkan tidak akan ada yang menyadari kalau Anda memiliki gangguan penglihatan. Jika menggunakan softlens berwarna, mata justru terlihat lebih indah dan menarik.
  • Harga relatif lebih terjangkau
    Sepasang softlens memiliki harga yang lebih terjangkau daripada kacamata.

Kelemahan:

  • Perawatan sedikit lebih rumit
    Perawatan softlens memang sedikit lebih rumit. Harus rutin dicuci dan ditetesi cairan. Selain itu wadah penyimpanannya pun harus diletakkan di suhu yang tepat agar warnanya tidak cepat pudar. Kurang sesuai untuk mereka yang tidak telaten dalam merawat barang.
  • Kurang cocok untuk mata sensitif
    Jika Anda memiliki mata yang sangat sensitif, softlens lebih berisiko menyebabkan iritasi. Risiko terjadinya infeksi pun lebih besar. Tetapi sekali lagi ini bersumber dari kebersihan masing-masing pengguna.
  • Tidak cocok untuk cuaca ekstrem atau berenang
    Softlens tidak bisa memberikan perlindungan ekstra dari debu, angin kencang, atau asap. Selain itu juga tidak cocok untuk digunakan berenang, karena bisa terkontaminasi bakteri.
  • Sulit digunakan oleh anak-anak dan manula
    Penggunaan softlens memerlukan kehati-hatian dan tangan yang mantap, jadi tidak terlalu cocok untuk anak-anak dan manula.
  • Harus diganti secara berkala
    Masa pakai softlens, bahkan yang bisa dipakai untuk jangka waktu tahunan tetap lebih pendek daripada kacamata. Softlens bulanan bahkan harus diganti beberapa kali dalam setahun.
  • Harus menggunakan makeup khusus
    Saat merias mata, pengguna softlens harus berhati-hati agar eyeshadow, eyeliner, atau maskara tidak sampai masuk ke mata dan menyebabkan lensa tergores. Selain itu sebaiknya menggunakan jenis makeup yang tidak mudah luntur.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan kacamata maupun softlens. Walaupun begitu, keduanya juga memiliki banyak kesamaan. Harus dirawat dengan baik agar awet dan bisa membantu mengatasi masalah penglihatan secara maksimal.

Keduanya bisa didapatkan dengan harga murah sampai mahal. Tinggal disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing. Jadi silakan memilih salah satu yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Tentukan prioritas Anda berdasar kelebihan dan kekurangan yang sudah dipaparkan di atas, kemudian gunakan untuk memilih jenis alat optik yang paling pas untuk Anda.

 

Sumber: ContactLenses.orgAmerican Optometric AssociationMedic 8Optical.com

Bagikan informasi tentang Kacamata vs softlens, mana yang lebih baik? kepada teman atau kerabat Anda.

Kacamata vs softlens, mana yang lebih baik? | SoftlensAngel.com

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Best Seller
Rp 70.000
Ready Stock
Best Seller
Rp 70.000
Ready Stock
SIDEBAR