Kontak Kami

( pcs) Checkout

Dapatkan info bermanfaat seputar dunia softlens via blog artikel Info Promo dan Diskon bisa cek via Banner Slide
Beranda » Artikel Terbaru » X2 Sanso Color, merk softlens terbaik untuk mata sensitif

X2 Sanso Color, merk softlens terbaik untuk mata sensitif

Diposting pada 3 May 2018 oleh tantri setyorini

Anda yang sudah akrab dengan softlens mungkin tidak asing lagi dengan produk-produk X2. Merek ini sudah dipercaya para pengguna softlens bening maupun softlens fashion. Salah satu produknya adalah X2 Sanso. Setelah Sanso Clear yang menawarkan softlens-softlens bening, kali ini X2 hadir dengan X2 Sanso Color.

X2 Sanso Color dibuat dengan teknologi tinggi di Korea Selatan

merk softlens yang bagus

X2 Sanso Color. Photo credit: Tantri Setyorini

X2 Sanso Color, produk terbaru dari X2 merupakan salah satu softlens terbaik dari Exoticon yang diproduksi di Korea Selatan.

Exoticon adalah perusahaan yang sudah berkomitmen untuk memberikan cosmetic lenses dengan kualitas terbaik untuk wanita Indonesia sejak tahun 2001. Produk unggulan perusahaan ini adalah X2 dan ICE.

Semua produk Exoticon diciptakan dengan teknologi double polimerisasi dan pigmentasi warna. Softlens tidak mudah menumpuk endapan protein, sehingga warnanya tidak luntur. Selain itu sudah disetujui oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sanso berarti ‘oksigen‘ dalam bahasa Jepang, sesuai dengan kemampuan softlens X2 Sanso Color dalam mengantarkan oksigen 80 persen lebih banyak. Ini disebabkan karena softlens terbuat dari bahan silicone hydrogel.

Untuk memahami kelebihan softlens silicone hydrogel, mari kita bandingkan dengan material lensa kontak jenis lain melalui uraian singkat di bawah ini.

Jenis-jenis lensa kontak berdasar materialnya

Ilustrasi softlens. Photo credit: FreeImages

Ilustrasi softlens. Photo credit: FreeImages

Rigid Gas Permeable (RGP)

RGP tergolong hard lens karena dibuat dari bahan plastik yang keras. Kelebihan utamanya adalah pandangan yang sangat jernih dengan kemampuan menghantarkan oksigen yang cukup. Walaupun begitu kurang nyaman digunakan. Biasanya dipilih oleh mereka yang menderita gangguan penglihatan level akut.

Softlens hydrogel

Lensa kontak yang disebut softlens biasanya dibuat dari material hydrogel. Material ini berbentuk seperti gel, lunak, dan bisa mengandung air. Salah satu material hydrogel yang paling umum digunakan adalah poly(2-hydroxyethyl methacrylate) atau polyHEMA. Kenyamanan lensa yang berbahan polyHEMA membuat softlens populer sebagai pengganti kacamata.

Softlens silicone hydrogel

Softlens yang terbuat dari silicone hydrogel tergolong baru, diperkenalkan pada tahun 2002. Kelebihan material ini adalah kenyamanan dalam penggunaan dan kemampuan menghantarkan oksigen lebih baik daripada hydrogel.

Karena kemampuannya menghantarkan oksigen tidak hanya bergantung pada cairan, silicone hydrogel bisa meningkatkan kadar oksigen hingga 5 kali lebih banyak dari hydrogel.

Silicone hydrogel juga dapat mengurangi risiko mata kering dan memiliki kemampuan lebih baik dalam mencegah deposit protein. Dengan begitu softlens bisa dipakai dalam jangka waktu yang lebih lama.

Lensa kontak hybrid

Jenis lensa kontak ini memadukan kejernihan RGP dan kenyamanan setara softlens berbahan hydrogel atau silicone hydrogel. Walaupun begitu produk ini tak banyak dipakai karena relatif lebih mahal dan sulit digunakan.`

Kelebihan X2 Sanso Color

X2 Sanso Color. Photo credit: Tantri Setyorini

X2 Sanso Color. Photo credit: Tantri Setyorini

X2 Sanso Color hadir dalam kemasan bernuansa pink yang girly. Packaging berupa strip, bukan botol seperti softlens pada umumnya. Kemasan seperti ini lebih praktis dan mudah dibuka.

Softens ini memiliki 55% water content dan mampu menghantarkan oksigen 80% lebih banyak. Meskipun termasuk water loving softlens, bahan silicone hydrogel yang digunakan X2 Sanso Color membuatnya mampu mempertahankan kelembapan dua kali lebih baik.

Diameter softlens 14.5 dengan base curve softlens 8.8, tidak seperti kebanyakan softlens yang memiliki base curve 8.6.

X2 Sanso Color termasuk softlens bulanan dengan masa pakai selama 3 bulan setelah segel kemasan dibuka.

Untuk pengguna yang memiliki mata minus, X2 Sanso Color tersedia dalam power range sampai -6.

X2 Sanso Color baru rilis di pasaran tahun 2017 lalu. Produk ini diperkenalkan kepada publik dengan brand ambassador aktris cantik Pevita Pearce.

Istilah-istilah yang berkaitan dengan softlens

Bagi pengguna softlens yang masih awam, ada baiknya jika Anda mengenal lebih jauh istilah-istilah yang sering digunakan, misalnya saja base curve, power range, dan water content. Istilah-istilah ini biasanya dicantumkan dalam kemasan produk. Tetapi tak sedikit pengguna yang masih salah kaprah dalam menafsirkannya.

Water content

Kadar air atau water content berkaitan dengan jumlah cairan yang bisa diserap oleh lensa. Hal ini mempengaruhi tingkat presisi lensa pada kornea dan kadar oksigen yang bisa dihantarkan ke bola mata.

Softlens dengan kadar air rendah (<50%) tidak mudah menyerap air mata. Karena itu posisinya lebih longgar dan mudah bergeser. Sementara softlens dengan kadar air tinggi akan terpasang lebih ketat, karena menyerap air mata lebih banyak.

Softlens dengan kadar air rendah sebaiknya digunakan oleh mereka yang memiliki mata gampang kering. Jika digunakan pada mata yang cenderung memproduksi lebih banyak air, lensa akan lebih mudah bergeser.

Softlens dengan kadar air tinggi disarankan untuk pengguna yang matanya memiliki kadar air tinggi. Jika softlens seperti ini dipakai oleh mereka yang matanya mudah kering, lensa akan menyerap sebagian besar cairan. Akibatnya oksigen tidak bisa masuk dengan leluasa. Mata jadi merah dan iritasi.

Base curve

Ukuran kelengkungan lensa kontak disebut base curve dan menggunakan satuan milimeter. Semakin kecil ukuran base curve, semakin ketat posisi lensa pada kornea mata. Jika softlens yang Anda coba terlalu longgar, sebaiknya beralih ke softlens yang memiliki ukuran base curve lebih kecil.

Jika softlens sudah terasa pas, diameter pas, dan power range atau step minusnya sudah sesuai tetapi penglihatan jadi buram, mungkin base curve softlens terlalu kecil. Cobalah softlens yang memiliki base curve lebih besar.

Kebanyakan softlens yang beredar di Indonesia memiliki base curve 8,6 mm. Sementara X2 Sanso Color memiliki base curve 8,8 mm untuk mereka yang kurang sesuai mengenakan softlens dengan base curve 8,6 mm.

Diameter

Softlens dengan diameter yang berbeda-beda ditujukan untuk memberikan preferensi bagi pengguna dengan kelengkungan kornea dan tingkat produksi air mata yang berbeda-beda.

Berbeda dengan base curve, diameter yang lebih kecil akan menjadikan posisi softlens lebih longgar di kornea dan begitu juga sebaliknya. Bentuk kornea yang lebih menonjol akan membuat softlens dengan diameter besar terlalu berdekatan dengan sklera atau area di sekitar kornea. Dengan kata lain softlens terpasang terlalu ketat dan bisa menghambat pembaruan air mata.

Jadi jangan sampai keliru memilih diameter softlens hanya demi mendapatkan efek mata yang lebih besar.

Diameter softlens yang lebih besar tidak selalu berarti iris (selaput pelangi mata) akan terlihat lebih besar juga.

Power range

Istilah power range atau step minus digunakan untuk mengindikasikan tingkat koreksi mata yang dibutuhkan agar penglihatan bisa berfungsi norma. Dengan kata lain ini adalah ukuran minus atau plus mata pengguna alat bantuan penglihatan.

Perlu diingat, ukuran minus lensa kontak biasanya diturunkan 0,25 dari ukuran minus kacatama.

Jadi kalau ukuran minus Anda adalah -1,00, maka ukuran minus softlens yang sesuai untuk Anda adalah -0,75.

Biasanya orang memiliki ukuran minus yang berbeda antara mata kanan dan kiri. Sayangnya softlens dijual sepasang. Jadi satu-satunya solusi untuk yang memiliki minus berbeda adalah membeli dua pasang.

Masa pakai

Tulisan yang menyatakan masa pakai softlens menunjukkan seberapa lama softlens bisa digunakan setelah segel kemasan dibuka. Ada softlens disposable yang hanya boleh dipakai sekali, softlens bulanan, dan softlens yang masa pakainya lebih lama.

Jangan sekali-kali melanggar ketentuan masa pakai softlens jika tidak ingin mengambil risiko bagi kesehatan mata Anda.

AKL

Sederet angka ini menunjukkan nomor registrasi alat kesehatan. Dengan demikian, berarti produk sudah terdaftar dan dianggap layak pakai.

X2 Sanso Color hadir dengan 3 tones dalam 5 nuansa warna

X2 SANSO COLOR
Tone softlens
menandakan banyaknya pigmen warna dalam satu cosmetic lenses. Biasanya terdiri dari beberapa cincin warna yang membaur dengan apik.

Ada softlens yang memiliki 1 tone, 2 tones, 3 tones, hingga 4 tones. Semakin banyak tone yang digunakan, semakin dramatis efek yang dihasilkan pada mata.

X2 Sanso Color termasuk softlens dengan nuansa warna 3 tones. Ini artinya X2 Sanso Color terdiri dari 3 warna yang senuansa.

Untuk pilihan, ada 5 nuansa warna dan pattern yang bisa dipilih sesuai selera, yaitu:

X2 Sanso Color Shadow

Softlens X2 Sanso Color Shadow akan memberikan nuansa kelabu lembut yang cantik. Cocok untuk tampilan makeup natural dan minimalis.

X2 Sanso Color Radiance

Softlens X2 Sanso Color Radiance memiliki nuansa warna kelabu dengan cincin blue dots di bagian tengah. Hasil akhir saat digunakan adalah biru kelabu atau biru kehijauan, sesuai warna asli mata si pemakai.

X2 Sanso Color Cappuccino

Warna coklat muda X2 Sanso Color Cappucino akan memberikan kesan hangat pada mata si pemakai.

X2 Sanso Color Onyx

Varian Onyx dari X2 Sanso Color menawarkan nuansa hitam kelabu. Nuansa warnanya paling natural jika dibandingan varian lain. Cocok untuk yang menginginkan tampilan mata lebih hidup tanpa terlihat terlalu mencolok.

X2 Sanso Color Pearl

Softlens berwarna kelabu dengan ring coklat di bagian tengah menjadikan mata tampak lebih bercahaya.

Setiap varian warna X2 Sanso Color dibuat khusus untuk mata Asia. Gradasi warnanya tak terlalu mencolok agar sesuai dengan warna mata asli dan corak kulit.

X2 Sanso Color sesuai untuk mata sensitif

Softlens X2 Sanso Color bisa digunakan oleh pemilik mata sensitif dengan nyaman. Softlens tidak akan membuat mata kering dan mudah iritasi. Tetapi perlu diingat, mata sensitif tetap harus menggunakan tetes mata untuk menjauhkan risiko penggunaan.

Saat memakai softlens, gunakan tetes mata khusus softlens setiap 2 sampai 4 jam sekali.

Untuk merek tetes mata yang sesuai, silakan gunakan Refresh yang diformulasikan untuk pengguna softlens dengan mata sensitif.

Softlens X2 Sanso Color juga akan memberikan keamanan dan kenyamanan maksimum jika dipadukan dengan cairan pembersih yang pas. Untuk mata sensitif, solution dari Bio-true dan Renu adalah dua produk yang paling direkomendasikan.

Baca juga : Sanso Clear, Merk softlens yang bagus untuk softlens bening

Demikian penjelasan singkat mengenai X2 Sanso Color dan serba-serbi softlens yang tertera di kemasan produk. Jadilah konsumen cerdas dengan bersikap cermat saat memilih softlens. Utamakan kualitas di atas harga dan fashion agar Anda terhindar dari risiko penggunaan softlens.

Sumber: Optik Seis, Lenstore.co.uk, Specsavers, All About Vision, SiliconeHydrogels.org

 

 

 

 

Bagikan informasi tentang X2 Sanso Color, merk softlens terbaik untuk mata sensitif kepada teman atau kerabat Anda.

X2 Sanso Color, merk softlens terbaik untuk mata sensitif | SoftlensAngel.com

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Best Seller
Rp 125.000
Ready Stock
Best Seller
Rp 75.000
Ready Stock
SIDEBAR